RADARMERDEKA.ID | LINGGA BAYU, Pemerintah Desa (Pemdes) bersama seluruh lapisan masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu malam (13/09/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang berlangsung di Alaman Bolak Desa Kampung Baru tersebut berlangsung penuh khidmat dan semarak. Masyarakat dari berbagai kalangan turut hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kampung Baru M. Riski Martua Lubis, S.IP, Ketua BPD Ali Amrin Rangkuti, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, alim ulama, cerdik pandai, NNB Kampung Baru, serta para orang tua dan anak-anak didik MDTA Nurul Hasanah Desa Kampung Baru.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh dua bersaudara, Raid Mulia Lubis, dilanjutkan sari tilawah oleh Ratih Mulia Lubis, putri dari Andi Mulia Lubis.
Suasana semakin semarak ketika anak-anak MDTA Nurul Hasanah menampilkan berbagai persembahan, mulai dari pembacaan puisi, pantun, pidato hingga penampilan grup sholawat.
Menariknya, dalam penampilan grup sholawat tersebut, anak-anak MDTA menggunakan berbagai perlengkapan sederhana yang tersedia di sekitar mereka, seperti galon, ember cat bekas, botol, hingga tutup panci yang dimanfaatkan sebagai alat musik pengiring.
Kreativitas dan semangat anak-anak tersebut mendapat perhatian dari masyarakat yang hadir. Meskipun menggunakan peralatan seadanya, mereka tetap mampu memberikan penampilan yang menghibur sekaligus menunjukkan semangat dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan.
Dari penampilan tersebut kemudian muncul usulan agar Pemerintah Desa Kampung Baru dapat memberikan dukungan berupa pengadaan alat hadroh untuk anak-anak MDTA Nurul Hasanah.
Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengembangkan bakat seni Islami sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka terhadap shalawat dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
NNB Kampung Baru Turut Ambil Bagian Dalam pelaksanaan kegiatan, pemuda yang tergabung dalam NNB Kampung Baru juga turut mengambil peran.
Mereka membantu mempersiapkan lokasi acara serta menangani pembagian makanan ringan (snack) kepada masyarakat pada saat istirahat.
Keterlibatan para pemuda tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa peran generasi muda masih sangat dibutuhkan dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Kepala Desa: Maulid Momentum Mempererat Silaturahmi
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kampung Baru M. Riski Martua Lubis, S.IP, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan berbagai elemen yang telah meluangkan waktu untuk hadir serta ikut menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang bersama-sama hadir di Alaman Bolak untuk mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat perjalanan kehidupan Rasulullah SAW sekaligus mengambil nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa juga menyampaikan apresiasi kepada anak-anak MDTA Nurul Hasanah yang telah berani tampil di hadapan masyarakat.
Penampilan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pembentukan karakter anak sejak dini agar mereka memiliki keberanian, kreativitas serta kecintaan terhadap kegiatan keagamaan.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Desa Kampung Baru.
Al Ustadz Ayah Nurdin: Rasulullah SAW Teladan dalam Kehidupan, Sementara itu, tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Al Ustadz Ayah Nurdin, yang sengaja diundang untuk memberikan siraman rohani kepada masyarakat Desa Kampung Baru.
Dalam tausiyahnya, Al Ustadz Ayah Nurdin mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memahami dan meneladani akhlak serta perilaku Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang memberikan keteladanan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT, keluarga, tetangga maupun sesama manusia.
Sifat jujur, amanah, sabar, rendah hati, penyayang dan selalu menjaga hubungan baik dengan sesama merupakan nilai-nilai yang patut diterapkan oleh umat Islam.
Ia juga mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan maupun peringatan Maulid, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perbuatan.
“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, maka hendaknya kita berusaha mengikuti akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan kita sehari-hari,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut.
Al Ustadz Ayah Nurdin juga mengajak para orang tua agar memberikan pendidikan agama kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, generasi muda merupakan penerus kehidupan masyarakat sehingga perlu dibekali dengan ilmu agama, akhlak dan budi pekerti.
Ia memberikan apresiasi terhadap anak-anak MDTA Nurul Hasanah yang telah tampil membacakan puisi, pantun, pidato dan sholawat.
Menurutnya, keberanian anak-anak untuk tampil dalam kegiatan keagamaan merupakan hal positif yang perlu terus didukung. Kegiatan tersebut tidak hanya melatih keberanian, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar mencintai agama dan Rasulullah SAW.
Di hadapan masyarakat, ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, saling menghormati serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya menjadi pedoman dalam kehidupan kita. Mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat hingga dalam kehidupan bermasyarakat secara luas,” pesannya. Dorong Perhatian terhadap Pendidikan Keagamaan Anak.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kampung Baru tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat semangat anak-anak dalam mengikuti pendidikan agama.
Penampilan anak-anak MDTA Nurul Hasanah dengan berbagai alat musik sederhana menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan semangat mereka untuk belajar dan berkarya.
Karena itu, dukungan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan anak diharapkan dapat terus ditingkatkan. Salah satunya melalui perhatian Pemerintah Desa terhadap kebutuhan sarana dan prasarana MDTA, termasuk usulan pengadaan alat hadroh.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara lainnya hingga selesai dalam suasana aman, tertib dan penuh kekeluargaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan semata, tetapi mampu menjadi momentum bagi masyarakat Desa Kampung Baru untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial serta menanamkan akhlak mulia kepada generasi penerus.
(M.Sudirmin)#








