RADARMERDEKA.ID | DOMPU (NTB), Keberanian Bupati Dompu Bambang Firdaus SE dalam mengambil keputusan yang strategis terbukti tangguh dan tak perlu di ragukan lagi. Pasalnya sebanyak 304 terdiri dari pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional dan Calon Pegawai Negeri Sipil serta Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan dalam sebuah prosesi krusial yang berlangsung di gedung Samakai, Kamis (15/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara pelantikan yang dimulai pukul 14.00 Wita tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus,SE, Pimpinan DPRD, jajaran Forkopimda,Staf Ahli Bupati, Asisten para Kepala Perangkat Daerah, dan Ketua TP. PKK, mirisnya pada acara tersebut tak tampak kehadiran wakil Bupati Dompu Sirajuddin SH.
“Ada apa biarlah publik yang mengetahui dan menjawabnya.”
Bupati Dompu Bambang Firdaus SE dalam arahan normatif menyampaikan, bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar acara seremonial atau hanya sekedar bagi-bagi jabatan dalam struktur pemerintahan, akan tetapi pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah untuk memastikan roda organisasi pemerintahan berjalan semakin efektif, profesional, responsif, dan akuntabel serta berorientasi pada peningkatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan yang saudara-saudara emban hari ini adalah amanah dan kepercayaan dari publik. Di dalamnya terdapat tanggung jawab yang besar, baik kepada organisasi, kepada pemerintah daerah, kepada masyarakat, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Selain itu BBF sapaan akrab Bupati Dompu, meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dipandang sebagai fasilitas atau kebanggaan pribadi, melainkan sebagai momen untuk mengabdi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Dompu.
Kemudian orang nomor satu jajaran Pemkab Dompu, berharap agar pejabat yang baru dilantik mampu merencanakan, mengorganisir, menggerakkan, mengkoordinasikan kegiatan atau program, dan membangun kerja sama yang solid serta memastikan target-target pembangunan dapat dicapai secara efektif dan terukur, harap Bambang Firdaus.
Pada kesempatan ini ia juga mengingatkan agar pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan, meningkatkan disiplin aparatur, melakukan pengawasan secara objektif, serta memberikan contoh dan tauladan yang baik kepada jajaran di bawahnya.
“Ia ilustrasikan seperti lantai dan sapu, lantai itu tidak akan bersih kalau sapunya masih kotor dan sebaliknya apabila sapunya bersih pasti lantainya akan bersih pula,” Cetus BBF.
Bupati juga mendorong para pejabat untuk membangun komunikasi yang baik dengan pimpinan, rekan kerja, bawahan, dan terutama masyarakat. Lingkungan kerja yang sehat, terbuka, disiplin, dan berorientasi pada penyelesaian masalah dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.
Lebih dari itu, Bupati menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Para pejabat diminta menghindari penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, serta berbagai tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Laksanakan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, birokrasi yang sehat adalah birokrasi yang melayani, bukan birokrasi yang dilayani. hilangkan sikap lambat, rumit, dan berbelit-belit ketika berhadapan dengan masyarakat. ” ujarnya.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu namanya, mengharapkan agar segera memahami tugas pokok dan fungsi, mempelajari berbagai persoalan yang ada pada unit kerja masing-masing, serta menyusun langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi.
“Jangan menunggu masalah menjadi besar baru kemudian bertindak. Jadilah pejabat yang mampu membaca persoalan, mencari solusi, dan mengambil langkah secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Diakhir sambutannya Bambang Firdaus mengingatkan, Pemerintah Daerah merupakan organisasi besar dengan struktur birokrasi yang luas, di mana pelantikan pejabat merupakan instrumen strategis untuk menjaga keberlangsungan roda pemerintahan, baik untuk jangka pendek, jangka menengah dan masa akan datang, pinta BBF dengan nada santun.
Pemerintah Kabupaten Dompu membutuhkan aparatur yang mampu bekerja secara kolaboratif, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil yang mensejahterakan masyarakat pada umumnya, pungkas Bupati Dompu.
(Rdw/Ddo)#








