RADARMERDEKA.ID | BUNGO ( JAMBI ),
Ditengah maraknya Penambang Emas tanpa izin ( PETI ) dalam kabupaten Bungo yang menyebab sungai keruh dan tercemar, ternyata di dusun Tanjung Belit kecamatan Jujuhan yakni sungai Batang Asam masih jernih dan masih terjaga dengan baik, bahkan lubuk larang masih membudayakan di masing – masing RT.dusun tersebut, hal ini patut di apresiasi oleh pemerintah daerah dan patut dijadikan contoh bagi desa lainnya.
Hari ini, Jum,at ( 14/8/2026 ) dusun Tanjung Belit membuka beberapa lubuk larangan sekaligus ,lubuk larangan Pemuda dan Lubuk larangan 04 Suko Menanti
Pembukaan lubuk larangan oleh Datuk Rio ( kades red ) tanpa dihadiri oleh pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten tersebut berlangsung meriah yang di hiasi rasa kebersamaan antar sesama
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratusan warga setempat dan warga desa tetangga bahkan dari luar kecamatan dan kabupaten tetangga turut Handil menangkap ikan dengan menggunakan peralatan sederhana dan trdaisional seperti jala, senapan,tombak, pukat dan peralatan lainnya
Datuk Rio (Kades) dusun Tanjung Belit, H.Mahyudin didampingi oleh ketua RT 04 Samsur mengatakan “Sebelumnya lubuk larangan di RT.03 dan lubuk Larangan Pemuda kita buka untuk dipanen , hari ini giliran Lubuk larangan di RT.04 ” Tutturnya
Lebih lanjut dikatakannya ” Ini merupakan tradisi kearipan lokal yang sudah turun temurun sejak puluhan tahun di dusun atanjung Belit untuk menjaga menjaga kelestarian sungai bebas dari pencemaran limbah bahkan di setiap RT ada lubuk larangannya ” Pungkasnya.
(Hendra)#








