RADARMERDEKA.ID | BANGUNJAYA, TAMBUSAI UTARA, Aksi Unjuk Rasa warga Bangun jaya kecamatan Tambusai Utara (Rohul). Ratusan pengunjuk rasa melakukan aksi unjuk rasa damai di kebun PT.Agrinas Palma Nusantara,Afd 12 Ratau Kasai lebih kurang seluas 68 hektar.(Selasa 22/9/2026) Tepat jam 9.13 pagi dini hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan awak media RADARMERDEKA ID. dilapangan nampak ratusan warga para pengunjuk rasa, yang di komando beberapa tokoh masyarakat RW,Rt,tokoh pemuda Kepala Dusun,BPD perangkat desa dan seluruh masyarakat Bangunjaya.

Dalam urasi tersebut dari beberapa tokoh masyarakat, menyampaikan dengan tegas ! untuk mengambil alih kebun tersebut di olah masyarakat sendiri.Pengelolaan kebun tersebut sebagai langkah untuk menyelamatkan kebun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangunjaya ” ucap dari kordinator.
Nampak hadir dari pihak keamanan dari polres Rokan Hulu Polsek Tambusai Utara,petugas Satpol PP, Bhabisa Tambusai Utara dan lainya, yang untuk memantau pengamanan di lapangan.
Lanjut !, Sudah ber- tahun tahun kami tidak pernah merasakan hasilnya,kami yang punya tanah.”
Berdasarkan pengecekan, dan penetapan Peta tapal batas desa,ditambah penjelasan dari LKH Rokan” bawah lahan yang kurang lebih 68 hektar tidak masuk kata gori kawasan hutan, ditambah dari ATR/BPN Pasir pangaraian, PP.menyatakan lahan tersebut lahan putih tidak ada dikuwasai pihak koprasi manapun perbuk nomor 27 tahun 2026.
Ini sebagai acuan kami atas nama warga Bangun jaya kepada pimpinan PT.agrinas Palma Nusantara untuk sebagian pertimbangan,dan kami tegaskan secepatnya diselesaikan.
Masih ditempat yang sama..!pimpinan PT Palma Nusantara (Agrinas) yang di wakili oleh bapak Robet .” Pertama menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bangunjaya,atas tidak kehadirannya beliau,karna ada urusan yang tidak bisa di tinggalkan.
Kami menghargai bapak – bapak dan ibuk-ibuk warga Bangun jaya,atas masut dan tujuanya berkumpul pada hari ini degan baik,tapi ini semua butuh proses lewat mediasi dikantor Camat duduk bersama mengundang penjabat yang berwenang dan membawa bukti legalitas, sebagai pertimbangan kami,ini pesan pimpinan”paparnya.

Kemudian warga menerima permintaan pihak Agrinas,tapi degan catatan lahan tersebut jangan dipanen setatusnya KUO supaya adil ungkap semua warga yang di lapangan dan disepakati bersama kedua pihak gengan membuat surat pernyataan yang di tandatangani kedua belah pihak juga”mengakhiri.
Kegiatan unjuk rasa awal hingga akhir berjalan lancar kondusif dan aman.
#(Sungkono)#








