Sekolah Rusak Jadi PR Besar, Pendidikan Rohul di Bahas Dalam Talk Show Sarambi Nogori

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RADARMERDEKA.ID | ROKAN HULU,  Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu Riau, telah mengebut persiapan pengusulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SMT) untuk 2027. Program yang digagas pemerintah pusat itu diproyeksikan menjadi terobosan untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tahun 2027.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ambisi menghadirkan sekolah terpadu dan modern tersebut berhadapan dengan pekerjaan rumah besar, kondisi ribuan ruang kelas yang membutuhkan renopasi.

 

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rokan Hulu, Alreza Ahyu, mengungkapkan, berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah ruang kelas di Rohul mencapai lebih dari 3.000 ruang. Ironisnya, lebih dari separuh tercatat dalam kondisi rusak berat.

 

“Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kita memiliki ribuan ruang kelas yang harus ditangani, sehingga pembangunan fasilitas pendidikan baru harus tetap melihat kondisi sekolah yang sudah ada,” ujar Alreza dalam talk show “Surambi Nogori, Bupati Menyapa ” Bersama Membangun Negeri” yang digelar Diskominfo Rokan Hulu di Studio II Diskominfo, Selasa (8/9/2026).

 

Menurut Alreza, SMT memiliki konsep berbeda karena dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan berkualitas bagi masyarakat luas.

 

“SMT ini merupakan program pemerintah pusat yang peluangnya harus kita manfaatkan. Karena itu, kita sedang melengkapi seluruh persyaratan agar usulan pembangunan SMT Rokan Hulu dapat diajukan untuk tahun 2027,” ungkap nya.

 

Salah satu syarat utama adalah ketersediaan lahan minimal 20-30 hektare. Pemkab Rohul disebut telah menerima hibah lahan seluas 20 hektare dari seorang kepala desa. Lahan tersebut kini masih dalam proses sertifikasi dan pencatatan sebagai aset daerah.

 

Selain lahan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, mulai dari rekomendasi DPRD, kajian dampak bencana dari BPBD hingga kajian lingkungan.

 

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Ikuti Coaching Clinic Penajaman Indikator Kinerja Kegiatan Daerah Secara Daring

“Semua persyaratan sedang kita proses. Kita ingin ketika usulan diajukan, seluruh dokumen sudah lengkap sehingga tidak ada persoalan administratif yang menghambat,” kata Alreza.

 

Jika seluruh persyaratan terpenuhi, usulan SMT ditargetkan masuk pada 2027. Dukungan anggaran pemerintah pusat untuk pembangunan kawasan tersebut disebut dapat mencapai Rp 250 miliar.

 

Di sisi lain, Kepala Bidang Perencanaan dan Sosial Bapperida Rokan Hulu, Arkom, mengingatkan bahwa kemampuan fiskal daerah tetap menjadi pertimbangan utama. APBD, kata dia, tidak diarahkan untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB).

 

“Kita hanya menetapkan kabupaten. Mana yang menjadi prioritas pembangunan diserahkan kepada dinas terkait berdasarkan kebutuhan dan perencanaan,” ujar Arkom.

 

Ia menegaskan, keterbatasan fiskal mengharuskan pemerintah menyusun skala prioritas, termasuk menangani sarana pendidikan yang mengalami kerusakan. Alokasi fungsi pendidikan tetap mengacu pada mandatory spending minimal 20 persen dari anggaran, meski pelaksanaannya tersebar di sejumlah OPD.

 

Sementara itu, Dekan UPP, Adian, menilai SMT penting sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi pembangunan sekolah unggulan tidak boleh mengesampingkan sekolah yang kondisinya memprihatinkan.

 

“Kerja keras Pak Kepala Dinas sangat diperlukan, terutama dalam melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan agar program ini dapat segera dilaksanakan,” kata Adian.

 

Menurutnya, pembangunan SMT harus dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan.

 

“Jangan hanya gedungnya yang unggul. Guru, tenaga kependidikan dan kepala sekolah juga harus memiliki kualitas yang mampu mendukung standar pendidikan yang ingin dicapai,” ujarnya.

 

Dengan demikian, tantangan pendidikan Rohul bukan sekadar membangun gedung baru. Pemerintah harus mampu berjalan di dua jalur sekaligus: mengejar peluang pembangunan SMT dan menyelesaikan persoalan sekolah rusak. SMT dapat menjadi wajah baru pendidikan Rokan Hulu. Namun, ribuan ruang kelas yang rusak tidak boleh menjadi persoalan lama yang terus di wariskan pungkasi.”

 

(Sungkono)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarmerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

URC Polres Dompu Buru Pemilik Barang Haram Yang Melarikan Diri Ke Bima
Warga Dusun Senamat Apresiasi PT BMA Atas Pembangunan Sumur Air Bersih
Perkuat Kepedulian Sosial, Lapas Pasir Pangaraian Bantu Kluwarga Warga Binaan 
Akhirnya Mutasi Terwujud, Bupati Dompu Melantik Ratusan Pejabat Eselon II dan III, Tunjukan Integritas dan Profesionalisme
Kerja Cepat Satreskrim Polres Pasaman Barat Tangkap Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Seorang Anak Diamankan
AKBP Agung Tribawanto Pimpin Upacara Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik Sebagai Kasiwas
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:54 WIB

URC Polres Dompu Buru Pemilik Barang Haram Yang Melarikan Diri Ke Bima

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Warga Dusun Senamat Apresiasi PT BMA Atas Pembangunan Sumur Air Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Lapas Pasir Pangaraian Bantu Kluwarga Warga Binaan 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Akhirnya Mutasi Terwujud, Bupati Dompu Melantik Ratusan Pejabat Eselon II dan III, Tunjukan Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Kerja Cepat Satreskrim Polres Pasaman Barat Tangkap Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Seorang Anak Diamankan

Berita Terbaru