Angin Segar Bagi Kantin Sekolah, Prabowo Dorong Keterlibatan Dalam MBG

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RADARMERDEKA.id | JAKARTA, Kabar baik bagi pengelola kantin sekolah di seluruh Indonesia. Presiden Prabowo Subianto membuka peluang agar kantin sekolah dapat dilibatkan Dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian dari upaya menyempurnakan skema penyaluran bantuan gizi bagi para pelajar.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut diungkapkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026) malam. Menurutnya, Presiden meminta agar seluruh alternatif pelaksanaan MBG dikaji secara matang, termasuk kemungkinan memanfaatkan kantin sekolah.

 

“Pak Presiden mengatakan silakan dikaji apabila ada alternatif lain yang lebih baik,” ujar Agustina.

 

Selama ini, pelaksanaan Program MBG masih mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 yang menetapkan penyaluran melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, pemerintah kini mulai membuka ruang evaluasi agar pelaksanaan program menjadi lebih efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

 

Agustina menegaskan, pelibatan kantin sekolah memang menjadi salah satu opsi yang sedang dibahas. Namun, keputusan akhir baru akan diambil setelah seluruh kajian selesai dan dilaporkan kepada Presiden.

 

Menurutnya, Prabowo meminta setiap usulan kebijakan memiliki dasar yang kuat, mulai dari manfaat, kesiapan pelaksanaan, hingga dampaknya terhadap keberhasilan Program MBG.

 

Selain membahas skema distribusi, Presiden juga meminta BGN menghitung kembali kecukupan anggaran program. Saat ini pemerintah masih mengkaji apakah anggaran sebesar Rp15.000 per penerima sudah memadai atau perlu disesuaikan.

 

“Beliau meminta agar dihitung secara menyeluruh. Kalau memang belum cukup, berapa kebutuhan idealnya harus dikaji terlebih dahulu,” kata Agustina.

 

Ia menambahkan, seluruh arahan Presiden menjadi dasar bagi BGN untuk memperbaiki kualitas pelaksanaan Program MBG agar semakin tepat sasaran dan berjalan lebih optimal.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Jawa Tengah Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan

 

Terkait isu pengurangan anggaran, Agustina menegaskan hingga kini belum ada keputusan karena seluruh perhitungan masih berlangsung.

 

Sebelumnya, komponen biaya bahan baku Program MBG ditetapkan sebesar Rp8.000 per porsi untuk siswa PAUD hingga kelas III SD, dan Rp10.000 per porsi bagi siswa kelas IV SD hingga SMA. Di luar itu, terdapat biaya operasional Rp3.000 dan biaya fasilitas Rp2.000 yang juga diperhitungkan dalam setiap paket makanan.

 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah menargetkan pembenahan menyeluruh terhadap Program MBG dalam waktu satu bulan.

 

Menurut Zulhas, evaluasi dilakukan untuk mengatasi berbagai persoalan yang selama ini muncul, mulai dari penyalahgunaan program, penentuan titik penerima manfaat, hingga keterbatasan jumlah SPPG di sejumlah daerah.

 

“Pemerintah meminta waktu satu bulan untuk merapikan seluruh pelaksanaan Program MBG,” kata Zulhas.

 

Ia menjelaskan, hasil evaluasi tersebut nantinya akan disampaikan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan pengambilan keputusan terkait kebijakan lanjutan Program Makan Bergizi Gratis.

 

Pemerintah berharap berbagai perbaikan yang sedang dilakukan dapat membuat Program MBG berjalan lebih efektif, transparan, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi jutaan siswa di seluruh Indonesia. Peluang pelibatan kantin sekolah pun dinilai dapat menjadi solusi untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus memberdayakan fasilitas yang sudah tersedia di lingkungan sekolah.

(Sungkono)

 

Sumber : Raya Desmawanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarmerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Provinsi Jambi M.Hafiz Mengakui, Penertiban Tambang ILegal Bukan Persoalan Sederhana Dan Membutuhkan Keterlibatan Seluruh Pihak.
Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.
Kapolsek Lingga Bayu Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba di Tengah Sosialisasi Penutupan Tambang
Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh
Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi
Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan
Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026
Ditjen PTPP Fasilitasi Diskusi Permasalahan Bidang Tanah Pembangunan LRT di Kuningan Barat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Provinsi Jambi M.Hafiz Mengakui, Penertiban Tambang ILegal Bukan Persoalan Sederhana Dan Membutuhkan Keterlibatan Seluruh Pihak.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kapolsek Lingga Bayu Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba di Tengah Sosialisasi Penutupan Tambang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Berita Terbaru

Uncategorized

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:43 WIB