Dianiaya dan Disekap Dengan Keji, Korban di Rujuk Ke RSUP Mataram, Polisi Segera Tangkap Pelaku Lain

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RADARMERDEKA.id | DOMPU (NTB), Masyarakat Dompu saat ini di hebohkan kasus penganiayaan keji dan penyekapan terhadap korban inisial IM warga Kelurahan Simpasai dan berdomisili sementara di Dusun Woro Selatan Desa Bakajaya Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan biadab yang dilakukan oleh para pelaku mengakibatkan Korban luka berat di bagian kepala, muka, hidung, tangan, dan perut serta leher hampir terputus.

 

Atas Kejadian tersebut warga setempat membawa korban ke UGD RSUD Dompu untuk penanganan secara intensif. Mengingat keterbatasan alat medis dan kondisi luka korban yang berat, sehingga korban di rujuk ke Rumah Sakit Propinsi (RSUP) Mataram.

 

Sabtu siang (4/7/26) sekitar pukul 01.35 Wita. Korban di dampingi keluarga di dengan menggunakan Ambulance RSUD Dompu, guna perawatan lebih lanjut.

 

Korban inisial IM berdomisili sementara di Dusun Woro Selatan Desa Bakajaya Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Korban dianiaya secara keji oleh sekelompok orang tidak di kenal, yang di duga suruhan dari seseorang yang bermasalah dengan korban.

 

Menurut keterangan korban yang di tulis via kertas, saya di giring oleh sekelompok orang yang tidak di kenal dari jalan setapak kuburan dusun woro tepatnya di timur Doro Nowa Desa Bakajaya sekitar pukul 19.30 Wita. Kemudian menuju jalan baru di atas gunung Nowa ke arah barat, dan sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di belakang LP Desa Nowa, sekitar pukul 23.30 Wita.

 

Sesampai di lokasi tepatnya di kebun jati kedua di atas gunung nowa tersebut, para algojo melakukan aksi pemukulan di bagian kepala dan perut serta menyayat leher, Sehingga pada saat itu korban roboh dan pingsan dengan bersimbah darah segar.

 

Tak puas dengan tindakan brutalnya itu lalu para terduga pelaku melakukan penyekapan terhadap korban yang sudah tak berdaya selama tiga hari tiga malam di tengah hamparan jati gunung di wilayah Desa Nowa, tanpa di kasih makan dan minum.

 

Dengan keajaiban Tuhan, dan sisa napas yang tersisa korban berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari penyekapan itu dengan cara terjun dari tebing batu dan bergulir sampai di pemukiman warga. Dan pada saat itu, warga menemukan korban dalam keadaan tak berdaya dengan lumuran darah di sekujur badan sudah mulai kering, tutur korban melalui tulisan saat berbaring di UGD RSUD Dompu, sebelum di bawa ke RSUP Mataram.

 

Dengan melihat luka berat dan kondisi korban yang semakin memburuk, sehingga pihak keluarga meminta berobat lanjut ke Rumah Sakit umum propinsi NTB di Mataram.

 

“Kami tak tega melihat kondisi korban yang parah berat ini, sehingga inisiatif sendiri untuk membawa korban ke RSUP Mataram, “lebih cepat lebih baik,” semoga korban bisa terselamatkan nyawanya,” tutur Kakak Kandung korban saat di konfirmasi awak media ini.

 

Atas kasus ini Polsek Woja bersama Satreskrim Polres Dompu berhasil meringkus seorang terduga pelaku penganiayaan berat hanya beberapa jam setelah adanya laporan masyarakat terkait penemuan seorang pria dalam kondisi bersimbah darah di wilayah Desa Nowa, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Warga menemukan seorang laki-laki paruh baya berinisial IM alias J (40), warga Dusun Woro Selatan, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, dalam kondisi lemah dengan tubuh berlumuran darah serta mengalami sejumlah luka pada bagian kepala, leher, tangan, dan kaki.

 

Kapolsek Woja menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali terlihat sedang tergeletak di teras rumah milik salah seorang warga di Dusun Nowa. Melihat kondisi korban yang mengalami luka serius, warga berupaya menanyakan identitasnya, namun korban hanya mampu memberikan jawaban dengan suara yang sangat lemah dan tidak jelas karena kondisi fisiknya yang lemas.

Baca Juga:  Akselerasi Tol Bocimi : Dirjen PTPP Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor Dalam Rangka Penyelesaian Ganti Rugu Tanah Wakaf

 

Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Woja. Menindaklanjuti laporan itu, sekitar pukul 20.15 WITA anggota piket Polsek Woja langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, sekaligus mengevakuasi korban menuju RSUD Dompu untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

 

Dalam proses penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Dompu, penyidik memperoleh petunjuk penting dari keterangan korban yang disampaikan melalui tulisan di atas selembar kertas. Dari informasi tersebut, mengarah pada identitas salah seorang terduga pelaku berinisial I alias PC.

 

Menindaklanjuti hasil penyelidikan tersebut, Kapolsek Woja IPTU Muh. Nor Kurniawan, S.H. segera memerintahkan Unit Reskrim Polsek Woja yang dipimpin Kanit Reskrim Aiptu M.Sarifudin untuk melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.

 

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.30 WITA, terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Dusun Woro Selatan, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, dengan dukungan anggota piket serta bantuan tokoh masyarakat setempat.

 

Selanjutnya, tanpa adanya perlawanan, terduga pelaku dibawa ke Polres Dompu dan diserahkan kepada petugas piket untuk kemudian diproses lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Dompu sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

 

Kapolsek Woja IPTU Muh. Nor kurniawan, S.H. menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Woja dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat melalui respons cepat terhadap setiap laporan yang diterima.

 

“Sesaat setelah menerima laporan masyarakat, personel kami langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban, mengamankan TKP, serta melakukan penyelidikan secara intensif. Berkat kerja sama yang baik antara anggota di lapangan, Satreskrim Polres Dompu, serta dukungan masyarakat, identitas terduga pelaku berhasil diketahui dan diamankan pada malam itu juga. Saat ini perkara tersebut telah ditangani lebih lanjut oleh penyidik guna mengungkap secara menyeluruh motif maupun kronologi kejadian,” ujar IPTU Muh. Norkurniawan, S.H.

 

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, memberikan apresiasi atas kesigapan personel Polsek Woja dan Satreskrim Polres Dompu dalam mengungkap kasus tersebut.

 

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat sehingga terduga pelaku berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen Polres Dompu dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menunjukkan bahwa setiap laporan yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan sesuai prosedur hukum. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif memberikan informasi sehingga proses pengungkapan perkara dapat berjalan dengan baik,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika.

 

Polres Dompu mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Hingga saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara utuh motif maupun rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka berat, tandas Kapolsek Woja via Kasi Humas Polres Dompu.

 

Masyarakat di minta untuk bersabar, percayakan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap motif di balik kasus penganiyaan berat ini. Dan untuk sementara situasi keamanan di sekitar TKP berlangsung kondusif terkendali, harapnya.

 

Sementara saudara Kandung korban,inisial Dw meminta kepada pihak Kepolisian untuk menangkap para pelaku lain yang masih berkeliaran di luar dan menangani serius terhadap kasus ini dalam waktu yang tidak terlalu lama, desaknya.

 

Kemudian Kasi humas Polres Dompu membenarkan bahwa terduga pelaku sudah di amankan ke Mapolres Dompu, untuk di proses lebih lanjut sesuai prosudur hukum yang berlaku, pungkasnya.

( Rdw/ddo )#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarmerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.
Kapolsek Lingga Bayu Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba di Tengah Sosialisasi Penutupan Tambang
Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh
Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi
Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan
Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026
Ditjen PTPP Fasilitasi Diskusi Permasalahan Bidang Tanah Pembangunan LRT di Kuningan Barat
Ditjen PTPP Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Tanah Tol Kamal Muara – Teluknaga – Rajeg
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kapolsek Lingga Bayu Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba di Tengah Sosialisasi Penutupan Tambang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan

Berita Terbaru

Uncategorized

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:43 WIB