RADARMERDEKA.ID | PASAMAN BARAT, Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembinaan generasi muda terus tumbuh di Jorong Setia Baru. Salah satunya diwujudkan melalui keberadaan lapangan sepak bola yang dibangun atas dasar kesepakatan, swadaya, dan dukungan tokoh masyarakat bersama warga setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lapangan sepak bola Jorong Setia Baru tersebut telah hadir sekitar tiga tahun terakhir. Lahan untuk lapangan diperoleh melalui pembelian secara swadaya masyarakat dan tokoh masyarakat dengan nilai sekitar Rp160 juta.
Pembelian lahan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menyediakan fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan anak, cucu, kemenakan, serta seluruh masyarakat Jorong Setia Baru.
Dalam proses pengembangan fasilitas lapangan, dukungan juga datang dari pihak perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bakrie Pasaman Plantations (BPP) Air Balam. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan tiang gawang untuk menunjang kelengkapan fasilitas lapangan sepak bola Jorong Setia Baru.

Kini, keberadaan lapangan tersebut kembali dimanfaatkan untuk kegiatan positif dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Pemerintahan Jorong Setia Baru bersama tokoh masyarakat Inardi Dt. Bandaro Rajo, pemuda, dan masyarakat setempat menggelar Open Cup Turnamen Bola Kaki Mini 1 Setia Baru 2026.
Turnamen yang dijadwalkan mulai dibuka pada 2 Agustus 2026 tersebut diikuti sebanyak 32 klub sepak bola mini dari tingkat kecamatan. Kompetisi ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp8 juta dan akan berlangsung hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpemuda dan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta kemampuan di bidang olahraga sepak bola.
Tokoh masyarakat Jorong Setia Baru, Inardi Dt. Bandaro Rajo, menyampaikan bahwa lahirnya lapangan sepak bola tersebut tidak terlepas dari kesepakatan dan semangat kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, lapangan itu sejak awal memang dipersiapkan sebagai fasilitas bersama yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat Jorong Setia Baru.
“Lapangan ini lahir dari kesepakatan dan kebersamaan tokoh masyarakat bersama warga. Lahan dibeli secara swadaya agar dapat menjadi fasilitas bagi anak, cucu, kemenakan dan masyarakat Jorong Setia Baru,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan lapangan tersebut dapat terus dijaga dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif, khususnya pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Sementara itu, dukungan CSR dari PT BPP Air Balam berupa tiang gawang juga dinilai sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kegiatan sosial dan olahraga masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Lahirnya STEBA FC, Selain menyelenggarakan turnamen, semangat kebersamaan pemuda Jorong Setia Baru juga melahirkan sebuah klub sepak bola yang diberi nama STEBA FC.
Klub tersebut dibentuk berdasarkan kesepakatan para pemuda Jorong Setia Baru sebagai wadah untuk mengembangkan potensi pemain lokal sekaligus memperkuat kebersamaan pemuda melalui olahraga sepak bola.
Dengan lahirnya STEBA FC, diharapkan semakin banyak anak muda Jorong Setia Baru yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta membawa nama baik jorong dalam berbagai kompetisi sepak bola di tingkat yang lebih luas.
Pelaksanaan Open Cup Turnamen Bola Kaki Mini 1 Setia Baru 2026 diharapkan menjadi momentum awal untuk membangun tradisi olahraga yang positif dan berkelanjutan di Jorong Setia Baru.
Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen ini menjadi gambaran nyata bagaimana fasilitas yang lahir dari swadaya masyarakat, dukungan tokoh masyarakat, pemuda, pemerintahan jorong, serta dukungan CSR perusahaan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif dan memberikan manfaat bagi generasi muda.
(Eka Saputra)#








