Ketua Ormas GEMPUR Mendukung Pembangunan Gedung Baru Pasar Atas Sepanjang Proses Perencanaannya Dilakukan Secara Matang, Transparan, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat.

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARMERDEKA.ID | BUNGO (JAMBI), Ormas GEMPUR (Gerakan Muda Peduli Urusan Rakyat) meminta agar rencana pembangunan gedung baru Pasar Atas Kabupaten Bungo tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan karakter masyarakat yang nantinya menjadi pengguna pasar tersebut. Kamis 13 Agustus 2026.

Ketua Ormas GEMPUR, Mustakim, S.Sos, meminta pemerintah melibatkan tenaga ahli antropologi maupun ahli sosial masyarakat sejak tahap perencanaan pembangunan.

Menurut Mustakim, pembangunan gedung baru harus didasarkan pada kajian yang komprehensif mengenai pola aktivitas masyarakat, kebiasaan berbelanja, kebutuhan pedagang, akses konsumen, serta kondisi sosial dan ekonomi di sekitar kawasan pasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai kita membangun gedung baru dengan anggaran yang besar, tetapi setelah selesai justru tidak digunakan atau tidak diminati masyarakat. Kita ingin pembangunan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar menghasilkan bangunan yang megah,” tegas Mustakim.

Ia menilai, keterlibatan ahli antropologi dapat membantu pemerintah memahami bagaimana masyarakat berinteraksi dengan pasar serta faktor sosial dan budaya yang memengaruhi perilaku pedagang maupun pembeli.

GEMPUR juga mendorong pemerintah melakukan kajian kebutuhan dan konsultasi publik dengan melibatkan pedagang, konsumen, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang selama ini beraktivitas di kawasan Pasar Atas.

“Yang akan menggunakan pasar ini adalah masyarakat. Karena itu, suara masyarakat harus menjadi salah satu dasar dalam menentukan konsep gedung baru. Jangan sampai desainnya bagus menurut perencana, tetapi tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Mustakim.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari selesainya proyek dan berdirinya gedung baru. Pemerintah juga harus memastikan pasar tersebut hidup, ramai, nyaman, mudah diakses, dan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Ditjen PTPP melalui Direktorat KTPP Gelar Rapat untuk membahas pengaturan pendaftaran Sertipikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS)

Mustakim menegaskan bahwa GEMPUR mendukung pembangunan gedung baru Pasar Atas sepanjang proses perencanaannya dilakukan secara matang, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai setelah gedung berdiri, masyarakat justru tidak mau menempatinya. Kita harus belajar dari pengalaman berbagai fasilitas publik. Bangunan boleh megah, tetapi yang paling penting adalah apakah masyarakat mau menggunakan dan merawatnya,” pungkas Mustakim, S.Sos, Ketua Ormas GEMPUR.

(HENDRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarmerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.
Kapolsek Lingga Bayu Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba di Tengah Sosialisasi Penutupan Tambang
Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh
Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi
Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan
Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026
Ditjen PTPP Fasilitasi Diskusi Permasalahan Bidang Tanah Pembangunan LRT di Kuningan Barat
Ditjen PTPP Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Tanah Tol Kamal Muara – Teluknaga – Rajeg
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kapolsek Lingga Bayu Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba di Tengah Sosialisasi Penutupan Tambang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan

Berita Terbaru

Uncategorized

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:43 WIB