RADARMERDEKA.ID | MUARA BUNGO, Dengan kejadian penangkapan pekerja lobang tikus 6 orang yang berada di Dusun Baru Lubuk Mengkuang dan Dusun Tebo Jaya (Sp.3) Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang. Kabupaten Bungo menjadi tanda tanya bagi masyarakat. Jum’at (24/07/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian penangkapan 6 orang pekerjaan tersebut terjadi pada waktu sore di saat pekerja naik ke atas dari dalam lobang yang menjadi pertanyaan masyarakat, lobang tikus yang beroperasi kurang lebih 20 lobang dan kenapa hanya satu lobang yang di targetkan di razia oleh Polres Bungo, para pemain besar tidak tersentuh sama sekali, seperti, Bagong, Tomi, Sorono dan masih banyak lagi pemain besar yang lainnya.
” Yang menjadi pertanyaan masyarakat lobang jainuri itu berdekatan dengan lobang teteh orang rimbo bujang dan lobang datuk rio, kenapa pekerja lobang jainuri saja yang di tangkap kenapa 2 lobang tersebut anggota nya tidak di tangkap ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat banyak, jika mau berantas itu harus berantas semuanya jangan ada pilih kasih karena di dalam ada juga oknum aparat yang bermain dan mempunyai usaha lobang tikus, ” Ujar masyarakat banyak.
Dalam telusuri media ini ke lapangan masyarakat juga berkomentar, ” Semenjak adanya tambang lobang tikus ini tingkat kriminal berkurang seperti kemalingan buat sawit sudah berkurang dan ekonomi masyarakat terbantu karena setiap lobang mengeluarkan batu jatah untuk masyarakat, masyarakat saja mencari tukang panen sawit saja sudah susah sekarang, karena masyarakat yang tidak mempunyai kebun sawit itu sekarang mencari makan bergantungan sama tambang lobang tikus,” Ungkap masyarakat banyak.
Karena masyarakat mendatangi Polsek Limbur beberapa hari yang lewat meminta pekerja 6 orang tersebut di lepaskan dan masyarakat meminta kepada pengurus Lobang tikus harus mencari solusi bagaimana pekerja 6 orang di lepaskan, pengurus Lobang Tikus yang berada di Dusun Baru Lubuk Mengkuang dan Dusun Tebo Jaya (Sp.3) Mantan Bawaslu Kabupaten Bungo Abdul Hamid, Iskandar cs.
” Jika ingin berantas peti itu harus berantas semuanya jangan berantas peti ini pilih kasih jika kita lihat di Kabupaten Bungo sangat banyak peti merajalela apa lagi pemain alat berat, kita minta kepala Bapak Presiden Kapolri Panglima TNI untuk turun dan korsek ke Kabupaten Bungo, ” Pungkas masyarakat banyak.
(Tarmizi)#








