Digerebek Polisi, Arena Judi Koprok di Lohbener Kocar-Kacir; Seorang Pria Diduga Melompat ke Sungai Cimanuk Saat Berusaha Melarikan Diri

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARMERDEKA.ID | Indramayu – Penindakan terhadap praktik perjudian kembali dilakukan jajaran Polres Indramayu. Kali ini, aparat menggerebek arena judi jenis koprok yang diduga beroperasi di wilayah Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, setelah menerima laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas tersebut.

 

Saat petugas tiba di lokasi, situasi berubah seketika. Arena yang semula dipenuhi para pemain dan penonton mendadak kocar-kacir. Mereka berhamburan ke berbagai arah untuk menghindari penindakan yang dilakukan aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di tengah kepanikan itu, seorang pria berinisial N (56) diduga memilih melarikan diri dengan cara melompat ke aliran Sungai Cimanuk. Keputusan tersebut diduga diambil untuk menghindari penangkapan, namun justru membahayakan keselamatan dirinya sendiri.

 

Petugas yang mengetahui adanya seseorang terjun ke sungai segera menghentikan fokus pengejaran dan berupaya melakukan pertolongan awal. Polisi kemudian berkoordinasi dengan warga serta unsur terkait untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cimanuk.

 

Selain melakukan penindakan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan praktik perjudian koprok. Barang bukti tersebut akan menjadi bagian dari proses penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang diduga berperan sebagai pemain maupun penyelenggara.

 

Perjudian merupakan tindak pidana yang dilarang oleh hukum di Indonesia. Selain berdampak pada ketertiban umum, aktivitas tersebut juga kerap memicu persoalan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Karena itu, kepolisian terus meningkatkan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk perjudian konvensional maupun yang berkedok permainan.

 

Peristiwa di Lohbener menjadi gambaran bahwa kepanikan saat menghindari proses hukum dapat berujung pada risiko yang jauh lebih besar. Dalam kondisi terdesak, seseorang dapat mengambil keputusan yang membahayakan keselamatan jiwanya sendiri.

Baca Juga:  Antrean BBM Di Sumbar Bukan Karna Stok Habis, Ini Ceritanya.!

 

Polres Indramayu menegaskan bahwa operasi pemberantasan perjudian akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas perjudian serta berani melaporkan apabila mengetahui adanya praktik serupa di lingkungannya.

 

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian terhadap pria yang diduga terjun ke Sungai Cimanuk masih terus dilakukan oleh petugas bersama tim gabungan. Sementara itu, penyelidikan terhadap aktivitas perjudian di lokasi tersebut juga masih berlangsung untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat.

 

Kepolisian mengimbau masyarakat agar mendukung upaya penegakan hukum dengan tidak memberikan ruang bagi praktik perjudian. Partisipasi masyarakat melalui pelaporan yang cepat dan akurat dinilai menjadi salah satu kunci dalam memberantas penyakit masyarakat dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarmerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.
Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh
Saling Lapor Memanas, Haji Aman dan Putranya Tantang Proses Hukum Dibuka Terang: Jangan Ada Tebang Pilih, Jangan Ada yang Kebal
Tidak Di Temukan Papan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Maupun Dokumen Sah Di lokasi Galian  Batu Gunung Milik H.leman Ibrahim.
Ketua Ormas GEMPUR Mendukung Pembangunan Gedung Baru Pasar Atas Sepanjang Proses Perencanaannya Dilakukan Secara Matang, Transparan, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat.
Galian C Ilegal Di Muaro Batang Senamat Pelepat Ilir Diduga Milik Tih,Gunakan Asbuk dan Alat Berat Eksavator.
Ketua BPD Dusun Senamat Diduga Sebut Salah Satu Oknum TNI Pemilik Alat Berat Exsavator Di Lokasi Miliknya Untuk Tambang Emas Tampa Izin.
Dugaan Perubahan Identitas untuk Pengurusan Izin Tinggal di Swiss Jadi Sorotan, Aparat Didesak Buka Fakta dan Usut Tuntas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Saling Lapor Memanas, Haji Aman dan Putranya Tantang Proses Hukum Dibuka Terang: Jangan Ada Tebang Pilih, Jangan Ada yang Kebal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:04 WIB

Tidak Di Temukan Papan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Maupun Dokumen Sah Di lokasi Galian  Batu Gunung Milik H.leman Ibrahim.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:40 WIB

Ketua Ormas GEMPUR Mendukung Pembangunan Gedung Baru Pasar Atas Sepanjang Proses Perencanaannya Dilakukan Secara Matang, Transparan, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat.

Berita Terbaru

Uncategorized

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:43 WIB