Puluhan Pelanggar Terjaring Razia Gabungan di Terminal Sindang, Satlantas Polres Indramayu Tegaskan Jalan Raya Bukan Tempat Abaikan Aturan

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARMERDEKA.id_, INDRAMAYU, Kesadaran berlalu lintas sebagian masyarakat Kabupaten Indramayu kembali dipertanyakan. Dalam razia gabungan yang digelar Satlantas Polres Indramayu di kawasan Terminal Sindang, puluhan pengendara kedapatan melanggar aturan yang seharusnya menjadi kewajiban dasar setiap pengguna jalan.

 

Operasi yang melibatkan sejumlah instansi terkait tersebut menyasar kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur utama sekitar Terminal Sindang. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas pengemudi, hingga kondisi teknis kendaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dari hasil pemeriksaan, berbagai pelanggaran ditemukan secara mencolok. Mulai dari pengendara yang nekat berkendara tanpa membawa SIM dan STNK, tidak menggunakan helm berstandar SNI, hingga kendaraan yang diduga tidak memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan.

 

Fakta tersebut menunjukkan masih rendahnya tingkat kepatuhan sebagian pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas. Padahal, aturan dibuat bukan untuk mempersulit masyarakat, melainkan untuk melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.

 

Petugas langsung mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar. Tidak ada ruang kompromi bagi mereka yang dengan sengaja mengabaikan aturan dan berpotensi membahayakan keselamatan orang lain di jalan raya.

 

Kasat Lantas Polres Indramayu melalui Kanit Turjawali Zaky menegaskan, bahwa pelanggaran lalu lintas merupakan salah satu faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan. Karena itu, upaya penindakan akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan angka kecelakaan dan korban jiwa.

 

“Masih banyak pengendara yang menganggap pelanggaran lalu lintas sebagai hal biasa. Padahal, satu pelanggaran saja bisa menjadi awal dari terjadinya kecelakaan fatal. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

 

Selain melakukan penilangan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengendara agar lebih memahami pentingnya disiplin berlalu lintas. Namun demikian, kepolisian mengingatkan bahwa edukasi harus dibarengi dengan kesadaran pribadi, bukan hanya muncul ketika ada razia.

Baca Juga:  Antrean BBM Di Sumbar Bukan Karna Stok Habis, Ini Ceritanya.!

 

Satlantas Polres Indramayu menilai kepatuhan berlalu lintas tidak cukup hanya ditunjukkan saat melihat petugas di jalan. Disiplin harus menjadi budaya dan kebutuhan, karena setiap aturan yang dilanggar membawa risiko yang dapat berujung pada luka berat bahkan kehilangan nyawa.

 

Razia gabungan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan yang masih mengabaikan kewajiban berkendara secara aman dan tertib. Kepolisian memastikan operasi serupa akan terus digelar di berbagai titik rawan pelanggaran di wilayah hukum Polres Indramayu.

 

Melalui langkah tegas tersebut, Satlantas Polres Indramayu berharap tidak ada lagi pengendara yang menjadikan jalan raya sebagai tempat mempertaruhkan keselamatan diri sendiri maupun orang lain hanya karena enggan mematuhi aturan yang sudah jelas diatur dalam perundang-undangan.

(Kusnadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarmerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.
Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh
Saling Lapor Memanas, Haji Aman dan Putranya Tantang Proses Hukum Dibuka Terang: Jangan Ada Tebang Pilih, Jangan Ada yang Kebal
Tidak Di Temukan Papan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Maupun Dokumen Sah Di lokasi Galian  Batu Gunung Milik H.leman Ibrahim.
Ketua Ormas GEMPUR Mendukung Pembangunan Gedung Baru Pasar Atas Sepanjang Proses Perencanaannya Dilakukan Secara Matang, Transparan, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat.
Galian C Ilegal Di Muaro Batang Senamat Pelepat Ilir Diduga Milik Tih,Gunakan Asbuk dan Alat Berat Eksavator.
Ketua BPD Dusun Senamat Diduga Sebut Salah Satu Oknum TNI Pemilik Alat Berat Exsavator Di Lokasi Miliknya Untuk Tambang Emas Tampa Izin.
Dugaan Perubahan Identitas untuk Pengurusan Izin Tinggal di Swiss Jadi Sorotan, Aparat Didesak Buka Fakta dan Usut Tuntas
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Saling Lapor Memanas, Haji Aman dan Putranya Tantang Proses Hukum Dibuka Terang: Jangan Ada Tebang Pilih, Jangan Ada yang Kebal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:04 WIB

Tidak Di Temukan Papan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Maupun Dokumen Sah Di lokasi Galian  Batu Gunung Milik H.leman Ibrahim.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:40 WIB

Ketua Ormas GEMPUR Mendukung Pembangunan Gedung Baru Pasar Atas Sepanjang Proses Perencanaannya Dilakukan Secara Matang, Transparan, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat.

Berita Terbaru

Uncategorized

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:43 WIB