RADARMERDEKA.id_, INDRAMAYU, Kesadaran berlalu lintas sebagian masyarakat Kabupaten Indramayu kembali dipertanyakan. Dalam razia gabungan yang digelar Satlantas Polres Indramayu di kawasan Terminal Sindang, puluhan pengendara kedapatan melanggar aturan yang seharusnya menjadi kewajiban dasar setiap pengguna jalan.
Operasi yang melibatkan sejumlah instansi terkait tersebut menyasar kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur utama sekitar Terminal Sindang. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas pengemudi, hingga kondisi teknis kendaraan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemeriksaan, berbagai pelanggaran ditemukan secara mencolok. Mulai dari pengendara yang nekat berkendara tanpa membawa SIM dan STNK, tidak menggunakan helm berstandar SNI, hingga kendaraan yang diduga tidak memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan.
Fakta tersebut menunjukkan masih rendahnya tingkat kepatuhan sebagian pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas. Padahal, aturan dibuat bukan untuk mempersulit masyarakat, melainkan untuk melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.
Petugas langsung mengambil tindakan tegas terhadap para pelanggar. Tidak ada ruang kompromi bagi mereka yang dengan sengaja mengabaikan aturan dan berpotensi membahayakan keselamatan orang lain di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Indramayu melalui Kanit Turjawali Zaky menegaskan, bahwa pelanggaran lalu lintas merupakan salah satu faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan. Karena itu, upaya penindakan akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan angka kecelakaan dan korban jiwa.
“Masih banyak pengendara yang menganggap pelanggaran lalu lintas sebagai hal biasa. Padahal, satu pelanggaran saja bisa menjadi awal dari terjadinya kecelakaan fatal. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain melakukan penilangan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengendara agar lebih memahami pentingnya disiplin berlalu lintas. Namun demikian, kepolisian mengingatkan bahwa edukasi harus dibarengi dengan kesadaran pribadi, bukan hanya muncul ketika ada razia.
Satlantas Polres Indramayu menilai kepatuhan berlalu lintas tidak cukup hanya ditunjukkan saat melihat petugas di jalan. Disiplin harus menjadi budaya dan kebutuhan, karena setiap aturan yang dilanggar membawa risiko yang dapat berujung pada luka berat bahkan kehilangan nyawa.
Razia gabungan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan yang masih mengabaikan kewajiban berkendara secara aman dan tertib. Kepolisian memastikan operasi serupa akan terus digelar di berbagai titik rawan pelanggaran di wilayah hukum Polres Indramayu.
Melalui langkah tegas tersebut, Satlantas Polres Indramayu berharap tidak ada lagi pengendara yang menjadikan jalan raya sebagai tempat mempertaruhkan keselamatan diri sendiri maupun orang lain hanya karena enggan mematuhi aturan yang sudah jelas diatur dalam perundang-undangan.
(Kusnadi)








