RADARMERDEKA.ID | Indramayu – Peredaran obat keras golongan G tanpa resep dokter di Panyindangan Kulon menjadi alarm keras yang tidak bisa lagi diabaikan. Praktik ini bukan sekadar pelanggaran, tetapi ancaman nyata yang perlahan menggerogoti masa depan generasi muda di tingkat lingkungan paling bawah.
Jangan ada kompromi, jangan ada pembiaran, dan jangan ada ruang sekecil apa pun bagi para pelaku yang mencoba menjadikan wilayah ini sebagai jalur peredaran obat ilegal. Sekali dibiarkan, dampaknya akan meluas dan sulit dikendalikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Obat tipe G yang disalahgunakan telah terbukti menjadi pemicu berbagai persoalan sosial, mulai dari ketergantungan, gangguan kesehatan mental, hingga meningkatnya tindak kriminal yang meresahkan masyarakat. Ini bukan lagi isu kecil, melainkan persoalan serius yang menyentuh langsung keamanan lingkungan.
Pola peredaran yang menyasar remaja dan pelajar menunjukkan bahwa pelaku tidak segan merusak masa depan generasi muda demi keuntungan pribadi. Situasi ini membuat masyarakat harus berada dalam posisi siaga penuh.
Lingkungan yang selama ini tenang bisa berubah menjadi rawan jika pengawasan melemah. Karena itu, setiap aktivitas mencurigakan di sekitar pemukiman, termasuk area rumah kecil belakang warung, harus menjadi perhatian bersama dan tidak boleh diabaikan.
“Kami warga di sekitar rumah-rumah kecil belakang warung sudah sangat resah. Jangan sampai ada pembiaran, karena kami khawatir ini sudah mulai menyentuh anak-anak muda di lingkungan kami,” ujar salah satu warga setempat.
Warga menegaskan bahwa Panyindangan Kulon tidak boleh dijadikan ruang nyaman bagi peredaran obat keras ilegal. Mereka meminta adanya langkah tegas dan berkelanjutan agar aktivitas mencurigakan tidak berkembang lebih jauh.
“Kami tidak mau kampung ini rusak karena obat-obatan seperti itu. Kalau sudah masuk ke remaja, dampaknya bisa panjang dan sulit diperbaiki,” lanjut warga tersebut dengan nada tegas.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama perangkat wilayah memperkuat pengawasan, mempercepat respons, dan memastikan tidak ada celah bagi jaringan peredaran obat tipe G untuk bergerak.
Jangan kasih ruang, jangan beri toleransi, dan jangan biarkan peredaran obat tipe G tumbuh di Panyindangan Kulon. Satu celah dibiarkan, satu generasi bisa hancur.
(Koes)








