Bupati Syah Afandin Bawa Langkat Raih WTP, Tegaskan Jangan Cepat Puas

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

RADARMERDEKA.id_, MEDAN, Di bawah kepemimpinan Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, Pemerintah Kabupaten Langkat kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2025.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan tersebut dilaksanakan pada Jumat (29/5/2026) di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Medan. Opini WTP diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., Ak., CA, CFrA, CPA (Aust), CSFA, ACPA, GRCP, GRCA, ERMAP kepada Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dan Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, S.E.

 

Turut mendampingi Bupati Langkat dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP, Kepala BPKAD Langkat Drs. M. Iskandarsyah, Plt Kepala Inspektorat Langkat Gumala Ulfa, ST, M.Si, Sekwan DPRD Langkat Drs. Basrah Pardomuan, Kadis Kominfo Langkat Wahyudiharto, S.STP, M.Si, serta Kabag Protokol Winanda Akbar, S.STP.

 

Opini WTP sendiri merupakan capaian tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah daerah. Predikat tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan disajikan secara wajar, akurat, transparan, serta sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku.

 

Dalam sambutannya, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang menyampaikan bahwa pemeriksaan dan penyerahan laporan keuangan daerah merupakan tugas konstitusional yang dilakukan setiap tahun oleh BPK.

 

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang terus belajar dan berbenah untuk pengelolaan keuangan sehingga lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

 

Paula juga menegaskan bahwa opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga:  Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh

 

“Karena tata kelola yang baik merupakan tujuan negara kita Indonesia. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Pemerintah Daerah yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian. Semoga ini bisa terus dipertahankan,” ucapnya.

 

Sementara itu, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat dalam melakukan pembenahan tata kelola keuangan.

 

“Sudah lama saya tunggu-tunggu untuk mendapat opini tersebut dengan terus mendorong para OPD saya untuk berbenah dan memperbaiki,” ungkap Syah Afandin.

 

Meski berhasil meraih opini tertinggi dari BPK, Syah Afandin menegaskan agar seluruh perangkat daerah tidak cepat merasa puas diri. Ia meminta seluruh OPD terus meningkatkan disiplin, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sumut atas opini WTP yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Langkat. Ini akan kami jadikan motivasi untuk terus berbuat yang lebih baik lagi dalam menyelenggarakan roda pemerintahan,” tegasnya.

 

Keberhasilan meraih opini WTP ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan H. Syah Afandin, SH dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarmerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas PETI Terbuka di Jalan Sungai Buluh Candika, Rimbo Tengah: Instansi Diduga Tutup Mata, Beroperasi Dekat Masjid
Tambang Emas “Lubang Tikus” di Limbur Beroperasi Lama, Diduga Tak Tersentuh Hukum
Aktivitas PETI Merajalela Di Wilayah Tanjung Menanti, Pinggiran Kota Bungo
Kades / Datuk RioTanggapi Keluhan Warga Soal Aliran Batang Senamat yang Keruh
Ketua DPRD Provinsi Jambi M.Hafiz Mengakui, Penertiban Tambang ILegal Bukan Persoalan Sederhana Dan Membutuhkan Keterlibatan Seluruh Pihak.
Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.
Warga Dusun Senamat Keluhkan Aliran Sungai Batang Senamat Keruh
Ketua Ormas GEMPUR Mendukung Pembangunan Gedung Baru Pasar Atas Sepanjang Proses Perencanaannya Dilakukan Secara Matang, Transparan, Dan Berorientasi Pada Kepentingan Masyarakat.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:39 WIB

Aktivitas PETI Terbuka di Jalan Sungai Buluh Candika, Rimbo Tengah: Instansi Diduga Tutup Mata, Beroperasi Dekat Masjid

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Tambang Emas “Lubang Tikus” di Limbur Beroperasi Lama, Diduga Tak Tersentuh Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Aktivitas PETI Merajalela Di Wilayah Tanjung Menanti, Pinggiran Kota Bungo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Provinsi Jambi M.Hafiz Mengakui, Penertiban Tambang ILegal Bukan Persoalan Sederhana Dan Membutuhkan Keterlibatan Seluruh Pihak.

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Aliran Sungai Batang Asam Jernih Dan Bersih Patut Di Apresiasi Oleh Pemerintah Daerah Bungo Dan Patut Dijadikan Contoh Bagi Desa lainnya.

Berita Terbaru

Uncategorized

Jumnas XII 3926 Bergulir di Cibubur, Bupati Anton Turut Hadir

Sabtu, 15 Agu 2026 - 05:03 WIB